Thursday, January 4, 2024

"CLINTON MENYUKAI GADIS YANG SANGAT MUDA: PENGADILAN MERILIS KERTAS TENTANG PELANGGAN SEKS, EPSTEIN DENGAN LEBIH DARI 170 NAMA

HARI 24 "CLINTON MENYUKAI GADIS YANG SANGAT MUDA: PENGADILAN MERILIS KERTAS TENTANG PELANGGAN SEKS, EPSTEIN DENGAN LEBIH DARI 170 NAMA New York City (AS) - Dalam skandal pelecehan yang melibatkan multijutawan AS Jeffrey Epstein (†66), pengadilan telah mempublikasikan nama asli sekitar 170 orang yang sebelumnya sebagian besar diperlakukan secara anonim. Jeffrey Epstein (†66) meninggal pada tahun 2019. Kematiannya menimbulkan banyak rumor dan teori konspirasi. Mereka disebutkan dalam perselisihan perdata antara warga Amerika Virginia Giuffre (40) yang terluka dan mitra lama Epstein, Ghislaine Maxwell (62). Lebih dari 900 halaman dokumen pengadilan berisi, antara lain, nama-nama mantan Presiden AS Bill Clinton (77) dan Pangeran Inggris Andrew (63), yang sebelumnya diketahui pernah dianggap sebagai orang kepercayaan Epstein. Epstein telah meninggal selama hampir empat setengah tahun. Penyebutan tersebut bukan berarti orang tersebut merupakan bagian aktif dari jaringan pelecehan di sekitar Epstein, namun awalnya hanya nama tersebut yang disebutkan dalam gugatan perdata. Misalnya, beberapa orang dalam daftar juga merupakan kerabat korban pelecehan Epstein. Menurut media, Clinton, yang sebelumnya disebut dalam persidangan sebagai "John Doe 36", tidak keberatan namanya digunakan. Mantan Presiden Clinton disebutkan beberapa kali Mantan Presiden AS Bill Clinton (77) kini didekatkan dengan kejahatan seputar Epstein. Dokumen-dokumen yang kini diterbitkan memuat nama Clinton puluhan kali, termasuk dalam pernyataan saksi yang menempatkannya dekat dengan kejahatan Epstein. Menurut pemberitaan media, termasuk dari The Guardian, dokumen tersebut berisi pernyataan Johanna Sjoberg. Maxwell diduga merekrutnya untuk melakukan tindakan seksual dengan mendiang Epstein. Dalam kesaksiannya, Sjoberg mengatakan Epstein “pernah mengatakan bahwa Clinton menyukai gadis-gadis yang masih sangat muda. Nama Pangeran Andrew juga sering muncul dan terkadang dalam konteks yang serupa. Keturunan bangsawan mampu menghindari tuntutan perdata sehubungan dengan jaringan pelecehan Epstein pada tahun 2022. Terlepas dari tuduhan penggugat AS Virginia Giuffre terhadapnya, dia tidak pernah secara terbuka mengakui melakukan hubungan seks dengan anak di bawah umur. Epstein ditangkap pada Juli 2019. Pengusaha yang memiliki koneksi di kalangan tertinggi ini dikatakan telah melakukan pelecehan seksual terhadap banyak gadis, termasuk gadis di bawah umur, dan memperkenalkan mereka kepada pria lain. Diduga pelecehan selama beberapa dekade Michael Jackson, musisi pop Amerika, dan Stephen Hawking, ahli astrofisika Inggris, disebutkan namanya dalam dokumen tersebut. Sekitar sebulan setelah penangkapannya, Epstein ditemukan tewas di selnya pada usia 66 tahun. Menurut informasi resmi, dia bunuh diri. Selama beberapa dekade, pelecehan terhadap banyak anak di bawah umur dikatakan telah terjadi di properti Epstein di New York, Florida, Santa Fe dan Kepulauan Virgin. Dakwaan sebelumnya terhadap Epstein menghasilkan kesepakatan yang sangat menguntungkan bagi pengusaha tersebut, yang menjadikannya simbol elit sosial yang bisa lolos dari kejahatan. Kasus tersebut pun sempat membuat heboh dunia karena pengusaha tersebut memiliki jaringan di kalangan tertinggi. Hubungan selebriti dan kematiannya menimbulkan banyak rumor dan teori konspirasi. Publikasi dokumen yang kini telah dirilis pun sempat memunculkan banyak spekulasi mengenai selebritis sebelumnya. Mantan Presiden Donald Trump (77) juga disebutkan dalam tulisan ini - namun hanya dalam konteks pemeriksaan seorang saksi yang menyatakan bahwa dia tidak pernah melakukan kontak seksual dengan Trump. Namun, nama “Raja Pop” Michael Jackson (†50) dan ahli astrofisika Stephen Hawking (†76) sepertinya masih baru. Setidaknya kehadiran para selebritis yang satu kali hadir di salah satu acara Epstein sepertinya memang berasal dari mereka.